Namanya pasti tak asing lagi bagi para kicau mania yang hobi memelihara burung, inilah murai batu. Burung murai batu adalah salah satu jenis burung peliharaan, burung ini tersebar dari Asia selatan hingga Asia tenggara persisnya India, Nepal, Sri Lanka dan Myanmar, Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Burung murai batu terkenal juga dengan kucica hutan terkenal karena kicauannya yang terbilang spesifik atau khusus, Murai batu memiliki dua jenis yaitu murai batu ekor pendek dan murai batu ekor panjang. Burung ini juga menjadi salah satu burung bergengsi di kelasnya.

Burung murai batu digemari masyarakat karena burung ini memiliki keindahan  dari postur tubuhnya, selain itu burung ini juga memiliki kicauan yang luar biasa yang menjadikannya juara dalam ajang – ajang perlombaan burung.

Cara Menyeting Murai Batu

Burung murai batu terkenal karena kerap kali menjadi juara pada ajang lomba burung, namun untuk menjadi juara di butuhkan perawatan dan persiapan khusus bagi si burung. Dengan kata lain burung murai batu harus di setting dahulu sebelum lomba.

Lalu bagaimana agar burung murai batu Anda bisa menang saat lomba? Berikut tahapan – tahapan dan cara menyeting murai batu agar selalu juara dalam kontes burung:

1. Anginkan Dahulu Murai Batu

Sebelum dimandikan angin – anginkan dahulu burung murai batu yang akan dilombakan selama kurang lebih 30 menit.

2. Memandikan Murai Batu

Sesudah dianginkan burung murai batu tubuhnya akan bugar kembali.  Maka  tubuh burung murai batu akan bugar dan segar kembali. Lalu  mandikan  ia   dengan cara disemprot halus atau juga dimandikan di keramba.

3. Berikanlah Makanan Tambahan

Sambil dimandikan dan dibersihkan sangkarnya Anda bisa memberikan makanan tambahan dan vitamin. Tambahkan pula kroto atau jangkrik sebanyak 2 kali lipat dari makanan hariannya.

4. Jemurlah Murai Batu

Bila murai batu telah selesai dimandikan dan diberi makan minum, lalu jemurlah ia selama 1 – 2 jam. Tapi jangan menjemurnya di atas jam 10, karena pada jam tersebut murai batu akan kepanasan oleh matahari yang mulai naik.

5. Dikerodong dan Dimaster

Bila murai batu telah selesai dijemur selanjutnya adalah istirahatkan ia dalam kerodong. Sambil dikerodong, masterkan ia dengan suara burung lain bisa dengan suara MP3, suarakan masteran dengan perlahan jangan terlalu keras.

6. Mandikan Sore Hari

Pada saat sore hari mandikanlah kembali murai batu, cukup dengan menyemprotnya sedikit saja.

7. Tambahkan Extra Fooding Pada Makanannya Dan Pemasteran

Bila sudah mendekati waktu lomba tambahkan extra fooding seperti jangkrik. Lalu bila sudah diberi makan, istirahatkan dan kerodonglah ia sambil sering – sering diberi masteran.

8. Kurangi Waktu Berjemurnya

Detik – detik hari perlombaaan kurangi waktu berjemurnya,  jemurlah ia hanya 1  jam saja. Tapi tetap berikan makanan tambahan.

9. Tambahkan Pemberian Extra Fooding Lebih banyak

Saat hari lomba tiba Anda harus tingkatkan lagi setingan Burung murai batu dengan memberinya extra fooding jangkrik 5 ekor dan juga 5 ekor ulat. Kerodonglah ia dari sejak di rumah sampai ke area lomba, bukalah kerodongnya ketika akan naik gantangan.

10. Beradaptasi Pada Area Lomba

Di area lomba letakkan murai batu pada tempat yang tenang, sejuk dan teduh. Biarkan ia beradaptasi dahulu dengan area lomba.

Itulah 10 cara menyeting burung murai batu sebelum mengikuti kontes burung agar si murai batu tampil terbaik dan memenangkan lomba.