Pernahkah Anda melihat segudang data pada Ms. Excel. Namun data itu dapat dikompilasi, sehingga memahaminya menjadi lebih mudah. Siapa saja bisa melakukan hal tersebut cukup dengan memakai pivot table. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui cara menggunakan pivot table di MS. Excel.

Hal ini sangat bermanfaat karena data yang ada bisa disortir dan dikelola dengan baik. Penyajiannya terlihat lebih baik, sehingga lebih enak dipandang mata.

Apakah Pivot Table Tersebut?

Sebelum mengetahui cara menghitung dengan pivot table, Anda tentu harus tahu apakah pivot table tersebut. 

Fitur ini tersedia pada Ms. Excel dengan fungsi memudahkan Anda dalam menyajikan data ke dalam bentuk yang lebih baik.

Biasanya fitur ini dipakai jika Anda punya data dalam jumlah besar. Jadi, dengan pivot table, Anda bisa membuatnya ke dalam tabel yang lebih ringkas, tetapi fungsi perhitungan tetap bisa dilakukan melalui fitur ini.

Manfaat dan Kelebihan Pivot Table

Manfaat dan Kelebihan Pivot Table

Manfaat dan Kelebihan Pivot Table

Anda juga harus tahu apa saja manfaat serta kelebihan fitur ini. Karena dengan memahami hal tersebut, Anda akan setahap lebih dekat untuk jago Excel pivot table. Adapun manfaat serta kelebihan fitur ini antara lain:

  • Memudahkan Anda dalam menyusun tampilan data yang berbeda-beda melalui data yang ada
  • Membantu Anda dalam sortir data, sehingga lebih mudah dikelompokkan
  • Memindahkan data menjadi lebih mudah pada field yang diinginkan
  • Memudahkan proses kalkulasi sederhana atau pun memakai formula advance pada Ms. Excel
  • Bisa dipakai untuk membuat pivot chart
  • Anda bisa melakukan filter dengan menampilkan data tertentu pada tabel pivot yang ada
  • Data yang ditampilkan menjadi lebih rapi, mudah diolah lebih lanjut dan penyajiannya lebih mudah dipahami
  • Dan lain-lain

Selain mengetahui hal ini, Anda juga perlu mengetahui apa saja istilah yang biasa muncul di pivot table, yaitu:

  • Column, atau yang biasa Anda kenal dengan kolom yang berguna untuk menampilkan data secara horizontal
  • Rows, atau yang dikenal dengan baris yang menampilkan data dalam satu baris vertikal
  • Value, nilai dari data yang ditampilkan
  • Filter, pengaturan pada data yang biasa dipakai untuk menampilkan data tertentu
  • Field, merupakan nama kolom dari data yang ada

Cara Menggunakan Pivot Table

Sekarang, Anda sudah siap untuk mengetahui cara membuat pivot table untuk pemula. Hal ini sangat mudah untuk dilakukan karena Anda cukup mengikuti beberapa langkah yang ada di bawah ini.

  1. Bukalah software Ms. Excel di pc masing-masing
  2. Klik menu insert dan klik pivot table
  3. Nantinya akan muncul kotak baru berisi create pivot table. Pada bagian ini Anda bisa mengatur range tabel yang diinginkan. Kemudian, pilihlah di mana pivot table akan dibuat apakah pada worksheet yang sama atau berbeda.
  4. Terakhir klik tombol Ok

Setelah itu, Anda tinggal membuat pengaturan sederhana agar data yang ada bisa ditampilkan pada kolom yang diinginkan.

Jika Anda memakai MS. Office 2013 atau yang terbaru maka terdapat fitur tambahan, yaitu recommended pivot. Nantinya, akan muncul berbagai pilihan jenis pivot table. Jadi, Anda tinggal menggunakannya saja tanpa harus melakukan pengaturan lebih lanjut.

Setting Lebih Lanjut pada Pivot Table

Setelah data yang Anda miliki terpampang dengan jelas pada pivot table. Sekarang Anda juga perlu tahu cara mengedit pivot table secara mendasar pada tabel tersebut. 

1. Mengurutkan data.

Anda tinggal klik menu data pada bagian atas Excel. Lalu lanjutkan dengan klik ascending atau descending pada opsi sortir.

2. Memakai formula.

Pada pivot table yang sudah Anda buat, klik kananlah pada tabel yang diinginkan. Pilih opsi value field setting. Pada kotak berikutnya Anda tinggal memilih formula yang diinginkan. Jika ingin membuat rata maka pilih (average), menjumlahkan (sum) dan lain-lain.

3. Menambahkan data.

Cara ini berbeda tergantung pada jenis data yang ada apakah sifatnya dinamis (berubah-ubah) atau statis (tetap). Jika datanya bersifat statis maka Anda harus mengubah data source-nya sehingga dapat mencakup kolom yang lebih banyak.

Tapi untuk data dinamis, maka Anda cukup memakai fitur refresh pada menu pivot table tools dan data akan ter-update dengan sendirinya.

4. Menampilkan data tertentu.

Terkadang Anda ingin menampilkan beberapa data saja untuk menunjukkan perbandingan atau pertumbuhan. Cara melakukannya cukup mudah, karena Anda tinggal mengatur di bagian filter dan memilih apakah memakai data kelompok yang sama.

Jika data yang ada sifatnya tahunan, maka Anda bisa menunjukkan data pada tahun tertentu saja atau mengurutkannya agar lebih mudah dipahami.

Berbagai cara menggunakan pivot table di atas merupakan yang paling sederhana. Tentunya masih banyak lagi jenis penggunaan tabel ini pada tingkat lebih tinggi. Namun, dengan mengetahui hal tersebut Anda bisa.

Baca juga: