Merawat kucing memang membutuhkan usaha lebih. Terutama agar kucing kesayangan terhindar dari jamur. Apa itu jamur kucing dan bagaimana cara menghilangkan jamur pada kucing? Mari kita bahas.

Penyebab Kucing Berjamur

Di negara beriklim tropis dan lembab seperti Indonesia, kucing sangat rentan terkena penyakit berjamur. Kucing liar hingga kucing rumahan rentan terhadap infeksi ini.

Apakah itu? Infeksi jamur pada kucing atau istilah kedokterannya ringworm adalah infeksi akibat spesies jamur Microsporum canis. Jamur biasanya menyerang bagian telinga, perut, dan sekitar tungkai kucing.

Yang berbahaya, penyakit ini bisa menular. Jadi jika salah satu kucing Anda terkena, sangat mungkin kucing Anda yang lainnya akan segera terkena juga. Selain itu, Infeksi jamur ini dapat menular ke manusia.

Bagaimana Gejalanya?

Gejala penyakit ini kadang tampak jelas dan kadang susah Anda amati. Lebih baik rajin-rajin membawa anak bulu ke dokter secara berkala untuk pemeriksaan ada atau tidaknya jamur.

Gejala kucing Anda berjamur antara lain:

  • Bulu di sekitar bagian infeksi bisa rontok hingga botak
  • Muncul kurap dan lesi
  • Kulit di sekitar infeksi jamur akan berwarna kemerahan
  • Kucing sering menggaruk badan
  • Timbulnya kulit bersisik atau berketombe
  • Bila sudah parah, cakar kucing akan berlubang dan bersisik

Sedangkan jika kita ikut tertular, gejalanya adalah kulit menjadi gatal-gatal dan beruam. Kulit juga akan menjadi lebih kering dan bersisik.

Bagaimana Mengatasi Jamur Pada Kucing?

Bagaimana Mengatasi Jamur Pada Kucing

Ada macam-macam metode menyembuhkan kucing yang terkena penyakit ini, ada yang alami dan ada juga yang dengan obat-obatan. Cara mengobati ringworm pada kucing yaitu:

1. Pengobatan dengan salep

Jika Anda membawa kucing Anda berobat ke dokter, biasanya akan mendapatkan krim atau salep anti jamur. Salep ini adalah salep obat racikan dokter dan biasanya tidak dijual bebas. Oleskan salep tersebut pada bagian berjamur secara rutin sesuai petunjuk dokter.

2. Pengobatan dengan Shampoo

Anda juga bisa mengatasi infeksi ini dengan menggunakan shampoo. Pilihlah shampoo khusus jamur sebab bahannya berbeda dengan shampoo kucing biasa. Shampoo khusus jamur ini tersedia di petshop atau di dokter hewan. Shampoo jamur kucing memiliki kandungan iodine dan sulfur.

3. Pengobatan dengan Obat Minum

Selain obat luar, ada juga obat dalam yang bisa Anda gunakan untuk pengobatan kucing Anda. Obat ini dapat Anda peroleh di dokter hewan dan tidak terjual secara bebas. Obat yang umum dokter gunakan adalah itraconazole dan terbinafine. Kucing Anda mungkin akan menurun nafsu makannya tapi tidak apa-apa karena ini hanya sementara.

Kucing tidak menyukai obat-obat anti jamur tersebut sehingga Anda akan kesulitan meminumkannya pada kucing Anda. Jika demikian, obat-obat ini bisa Anda campur di makanan kucing. Utamakan makanan yang berlemak sehingga penyerapan obat ke tubuh kucing menjadi lebih cepat.

4. Pengobatan Cukur Bulu

Jika infeksi jamur sudah sangat parah, dokter akan mencukur bulu kucing Anda. Apalagi jika infeksi jamur sudah merambat ke mana-mana. Namun, jangan khawatir karena bulu tersebut akan tumbuh lagi.

5. Pengobatan dengan Obat Spray

Untuk penyakit jamur yang belum parah, Anda bisa menggunakan obat spray. Obat spray ini bisa Anda dapatkan secara bebas di petshop. Akan tetapi perlu Anda ketahui jika penyakit jamur sudah parah, obat ini tidak begitu mempan dan baiknya kucing Anda bawa ke dokter.

6. Pengobatan dengan VCO

Pengobatan jamur dengan Virgin Coconut Oil (VCO) adalah yang paling terkenal. Kenapa? Karena pengobatan ini dengan bahan alami. Cocok dengan yang lebih suka cara menghilangkan jamur pada kucing secara alami.

VCO dapat Anda gunakan pada kucing karena memiliki banyak manfaat. Di antaranya adalah sebagai obat jamur, penumbuh bulu, serta untuk kucing yang mencret atau diare. VCO juga bisa kucing Anda konsumsi dan seringkali sebagai vitamin untuk kucing.

Cara pakainya yaitu dengan mengoleskan ke bagian yang berjamur dua hingga tiga kali sehari. Gunakan hingga sebulan atau hingga jamur pada kucing sembuh. VCO bisa Anda beri juga pada anak bulu yang masih kecil, selama anak kucing tersebut sudah tidak menyusui.

Cara Menghindari Kucing Terkena Jamur

Jika kucing Anda sudah sehat dan bebas dari jamur, perhatikan selalu kebersihannya. Rajinlah membersihkan kandang dan jangan sampai kandang kucing Anda lembab. Selain itu, isolasi kucing yang sakit dengan kucing yang sudah sehat agar jamur tidak menular.

Anda juga sebaiknya sering mengganti dan membersihkan sprei, kursi, atau karpet yang kucing Anda duduki. Pastikan perputaran udara lancar sehingga udara rumah Anda tidak lembab. Jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan dan memandikan anak bulu Anda.

Itulah tadi seputar jamur kucing dan bagaimana cara menghilangkan jamur pada kucing. Semoga bermanfaat untuk merawat dan melindungi kesehatan anak bulu Anda. Lebih baik mengutamakan pencegahan karena menyembuhkan infeksi ini bisa memakan waktu cukup lama.

Baca juga: