Burung Murai Batu Medan termasuk jenis burung yang banyak digemari karena bentuknya yang menarik dan kicauannya yang merdu. Tak hanya burung dewasa, banyak juga yang memelihara trotol. Trotol Murai ini bisa dibedakan dari jenis lain dari ekornya. Lalu, seperti apa ciri ekor Murai Batu Medan Trotol?

Ciri Ekor Murai Medan Trotol Jantan

Jika Anda mencari trotol dengan jenis kelamin ini, maka Anda bisa membedakannya dari ciri ciri ekornya. Untuk ciri ekor murai saat berusia 1 bulan memiliki ukuran ekor lebih panjang dari betina, yaitu sekitar 11 cm.

Biasanya ekor dari Murai Trotol jantan ini terlihat lebih rapat apabila dibandingkan dengan trotol betina. 

Untuk pola ekor Murai Medan Trotol, yaitu memiliki 4 ekor dengan warna putih dan strip hitam yang membentuk seperti huruf U. Namun, pola tersebut bisa terlihat jelas begitu burung berusia sekitar 3 atau 4 bulan.

Ciri Ekor Murai Medan Trotol Betina

Jika Anda ingin membeli murai trotol jenis kelamin betina, makan Anda bisa amati ukuran ekornya. Jika dibanding trotol jantan, ukuran ekor murai betina cenderung lebih pendek dan lebih kecil.

Untuk ciri ekor murai medan antar ekor betina maupun jantan memiliki pola yang hampir sama, yaitu memiliki 4 pasang ekor yang memiliki warna putih dan corak hitam membentuk seperti huruf U.

Perbedaan Trotol Murai Jantan Betina

Selain melihat dari ciri ekornya, Anda juga bisa mengetahui perbedaan antara murai medan trotol jantan dan betina melalui perbedaan ciri fisiknya. Lalu, apa saja perbedaannya? Berikut ulasannya.

  • Ukuran Tubuh

Untuk ukuran tubuh trotol jantan biasanya lebih besar dan lebih tegap dari ukuran tubuh trotol betina. Tubuh trotol betina biasanya cenderung pendek dan tidak tegap seperti jantan. Begitu pula dengan ukuran kepala, burung jantan memiliki bentuk kepala yang lebih besar dan berwarna lebih gelap.

  • Suara Kicauan

Murai trotol belum bisa mengeluarkan kicauan yang nyaring seperti kicauan burung yang sudah dewasa. Untuk perbedaan suara trotol jantan akan mengeluarkan suara seperti trek yang lebih keras sedangkan trotol betina akan mengeluarkan suara trek yang lebih pelan. 

Suara trek ini adalah ciri-ciri Murai Batu Medan.

  • Warna Bulu

Warna bulu dari murai yang jantan, yaitu berwarna hitam legam dan lebih mencolok dibanding trotol betina. Bulu trotol jantan memiliki bintik-bintik yang berbentuk bulat di sekitar dada dan badannya.

Murai trotol betina memiliki warna bulu hitam yang sedikit kusam dan tidak legam. Untuk bentuk bintik-bintik cenderung lonjong. Bulu di bagian dada trotol betina berwarna coklat berbeda dengan trotol jantan yang memiliki bulu di dada berwarna hitam.

  • Bentuk Paruh dan Kaki

Bentuk paruh murai jantan cenderung lebih tebal terutama di bagian bawah. Ukuran kaki dari murai jantan lebih besar dan memiliki cengkraman yang lebih kuat, sedangkan untuk ukuran kaki murai betina lebih kecil.

Jika dilihat sepintas, baik ciri ekor maupun ciri fisik lainnya antara trotol murai medan betina dan jantan sangat mirip. Jadi, ketika Anda akan membeli pastikan untuk mengamatinya secara teliti agar Anda tidak salah pilih.

Itulah ciri ekor Murai Batu Medan Trotol dan perbedaannya antara jantan dengan betina. Untuk membedakan trotol betina dengan jantan memang cukup sulit, jadi Anda bisa mengetahui perbedaannya cirinya dan mengamatinya secara teliti.

Baca juga: