Burung branjangan (Horsfield’s bushlark) mungkin jarang didengar oleh orang awam. Namun bagi penghobi burung, jenis burung satu ini tetap jadi primadona. Terlebih karena harga burung branjangan yang setara dengan bentuk yang ramping dan cuitannya yang unik.

Burung yang menyandang nama ilmiah Mirafra Javanica ini memiliki bentuk kecil dan termasuk dalam spesies Passeriformes atau burung kicau. Pada dasarnya, burung ini merupakan burung liar. Namun, karena suaranya yang khas kini tidak sedikit yang berminat memeliharanya.

Habitat Burung Branjangan

Habitat Burung Branjangan

Terkenal sebagai burung kecil yang punya cuitan panjang, branjangan ternyata hidup bebas di habitat yang cukup kering. Umumnya, burung ini bisa dengan mudah ditemukan saat musim panas dan musim panen tiba. Daerah Jawa hingga Nusa Tenggara termasuk dalam daerah persebaran burung branjangan.

Tidak hanya di hutan dengan dahan yang tipis, branjangan sering juga melakukan perjalanan ke ladang untuk mencari makanan. Burung branjangan sering terbang sambil bernyanyi. Bukan tanpa sebab, karena burung menandakan keberadaannya dengan nyanyian khasnya.

Bunyinya yang khas, panjang dan melengking ini yang sering memikat penggiat burung. Harga burung branjangan 2021 pun kini bisa dipatok hingga harga Rp3.000.000,- untuk jenis branjangan javanika lark bahkan lebih tinggi. Apalagi bila burung telah berpengalaman dijadikan masteran burung lain.

Untuk masa perkawinan di habitatnya burung branjangan biasa menghabiskan waktu sekitar 7 bulan. Mulai dari bulan Maret hingga September dengan perkiraan iklim yang tidak terlalu kering maupun basah. Namun pada prakteknya, kini burung branjangan bisa dikawinkan di bulan mana pun.

Tingginya minat pasar akan burung dengan cuitan khas ini membuatnya ditangkarkan dan dikembang biakan secara manual. Habitatnya kini berpindah pada kandang yang cukup luas dengan suhu kering menyesuaikan dengan kebiasaan burung yang aktif bergerak kesana kemari.

Ciri Burung Branjangan

Ciri Burung Branjangan

Pasar dan harga jenis burung branjangan di Indonesia amatlah beragam. Kebanyakan dari jenisnya memiliki bentuk kecil dengan corak yang serupa. Seperti halnya pada burung branjangan yang agak sulit dibedakan dengan burung bercorak serupa. Berikut ciri umum branjangan yang bisa dikenali:

1. Cuitan Melengking Sambil Aktif Bergerak

Burung branjangan yang pada dasarnya berhabitat di tempat luas sehingga melakukan pergerakan yang cukup aktif. Karenanya burung ini masih memiliki kebiasaan yang sama yakni bercuit sambil aktif bergerak dari ujung sangkar ke ujung lainnya.

Cuitan yang dilakukan oleh branjangan terkenal cukup panjang dan melengking. Karenanya harga burung branjangan gacor bisa melonjak naik. Mengenal jenis cuitan branjangan sedikit banyak bisa membantu anda dalam membedakan burung ini dengan jenis burung lain.

2. Hanya Memiliki Panjang Sekitar 10 hingga 12 cm

Termasuk burung dengan panjang yang minim, branjangan hanya memiliki panjang dalam hitungan 10 cm saja. Paling panjang branjangan tercatat memiliki panjang 12 cm dari kepala hingga ekornya. Karenanya akan terbilang sulit untuk membedakannya dengan jenis burung kecil lainnya.

Namun, bila Anda ditawari burung branjangan dengan panjang melebihi angka di atas bisa dipastikan itu bukan jenis branjangan. Bisa jadi Anda tengah terperangkap dalam proses penipuan. Mengenali ciri dari panjangnya bisa membantu Anda mengenali branjangan asli dan terhindar dari penipuan.

3. Tubuh Ramping Hingga ke Ekor

Tidak hanya panjangnya yang minim tubuh branjangan juga terbilang unik. Mendukung mobilitas burung yang aktif bergerak, branjangan memiliki tubuh yang cukup ramping. Bahkan bisa dengan mudah dicermati dari kepala hingga bagian ekornya.

Perlu diketahui tidak semua burung memiliki bentukan yang ramping. Apalagi pada jenis burung kecil seperti burung branjangan ini. Tidak mengherankan bila burung branjangan dijuluki dengan burung ramping melengking karena bentuk tubuh dan suara cuitannya.

4. Memiliki Warna Dasar Coklat

Adaptasi akan habitatnya yang kering seperti ladang membuat pigmen warna bulu branjangan mengalami penyesuaian. Warna coklat menjadi warna dasar biru dari burung branjangan. Warna ini sekaligus menjadi ciri dari burung bertubuh ramping ini.

Coklat tidak hanya menjadi warna dasar dari bulunya tapi juga menjadi aksen di beberapa bagian tubuhnya. Umumnya, branjangan memiliki aksen atau corak berwarna coklat yang lebih tua dari warna tubuhnya. Corak ini biasanya terletak di bagian sayapnya.

5. Pakan Utama Berupa Biji Bijian

Ciri selanjutnya datang dari makanan atau pakan yang bisa dimakan oleh burung branjangan. Pakan utama burung ini berupa biji bijian. Sejenis dengan burung kenari atau jenis blackthroat yang biasa memakan berbagai jenis biji bijian kecil sebagai pakan utamanya.

Tidak jarang burung branjangan akan menolak makanan berupa pelet, meskipun bentuknya telah diperkecil hingga menyerupai biji bijian. Pakan utama ini bisa jadi pembeda selanjutnya dari jenis burung lainnya, terlebih bentuk paruh tajam melengkung mengartikan biji sebagai pakan utamanya.

6. Memakan Serangga Kecil hingga Kroto

Di samping biji burung branjangan juga memiliki makanan tambahan lain atau makanan sampingan. Tidak jarang pakan ini diberikan untuk meningkatkan kesehatan burung. Serangga kecil, ulat, hingga kroto banyak diberikan saat burung dalam kondisi tertentu.

Seperti pada keadaan mabung atau selepas kondisi kesehatan lainnya, pemulihan tidak jarang dilakukan dengan pemberian ulat. Kroto yang disinyalir kaya akan protein juga ikut diberikan sebagai rangka pengobatan burung branjangan. Namun, bahan tersebut jarang diberikan dalam jumlah besar.

7. Memiliki Jambul pada Jenis Jantan

Terakhir, burung tidak jarang memiliki jambul pada bagian kepalanya. Burung branjangan jantan yang biasanya memiliki ciri ini. Jambul tidak lebih besar dari kepalanya namun rimbun dengan warna yang senada dengan warna dasar bulu yakni coklat.

Jambul ini yang juga bisa meningkatkan harga burung branjangan. Alasannya sederhana yakni karena burung terlihat lebih gagah sekaligus lebih unik. Semakin unik bentuk jambul dan corak burung branjangan, maka akan semakin tinggi pula patokan harganya.

Kisaran Harga Burung Branjangan

Kisaran Harga Burung Branjangan

Bagaimana dengan kisaran harga burung dengan bentuk ramping ini? Harganya tentu beragam bergantung pada jenis terlebih kualitasnya. Dengan cek harga burung jenis branjangan di awal akan sedikit banyak membantu Anda dalam melakukan negosiasi. Berikut daftar kisaran harganya:

  1. Harga burung branjangan lokal dewasa sekitar Rp250.000 sampai dengan Rp300.000.
  2. Harga burung branjangan lokal anakan sekitar Rp100.000 sampai dengan Rp200.000.
  3. Harga burung branjangan wates bakalan sekitar Rp250.000 sampai dengan Rp300.000.
  4. Harga burung branjangan wates dewasa sekitar Rp1.000.000 sampai dengan Rp1.500.000.
  5. Harga burung branjangan jawa anakan sekitar Rp600.000 sampai dengan Rp750.000.
  6. Harga burung branjangan jawa dewasa sekitar Rp1.000.000 sampai dengan Rp2.500.000.
  7. Harga burung branjangan lokal gacor Rp1.500.000 sampai dengan Rp2.000.000.
  8. Harga burung branjangan javanica parva lark sekitar Rp3.000.000 sampai dengan Rp7.000.000.

Tabel Harga Burung Branjangan

Jenis Burung Branjangan Kisaran Harga
Burung Branjangan Lokal Dewasa Rp 250.000,- s/d Rp 300.000,-
Burung Branjangan Lokal Anakan Rp 100.000,- s/d Rp 200.000,-
Burung Branjangan Wates Bakalan Rp 250.000,- s/d Rp 300.000,-
Burung Branjangan Wates Dewasa Rp 1.250.000,- s/d Rp 1.500.000,-
Burung Branjangan Jawa Anakan Rp 600.000,- s/s Rp 750.000,-
Burung Branjangan Jawa Dewasa Rp 1.000.000,- s/d Rp 2.500.000,-
Burung Branjangan Lokal Gacor Rp 1.500.000,- s/d Rp 2.000.000,-
Branjangan javanica parva lark Rp 3.000.000,- s/d Rp 7.000.000,-

 

Harga burung branjangan di atas bisa saja berubah tergantung pada lokasi pasar hingga treatment penjualan burung. Anda yang hendak membeli bisa melakukan negosiasi atas kisaran harga di atas.

Bahkan Anda yang ingin menjual kembali burung branjangan bisa mengambil patokan harga seperti pada bagan di atas. Jadi, sudahkah Anda menentukan kategori burung branjangan yang akan dipelihara?

Baca juga: