Burung hantu menjadi salah satu spesies unik yang langka dan senantiasa diminati banyak orang. Keragaman jenis tersebut juga mempengaruhi pemberian harga burung hantu ketika dijual. Meskipun sering dihubungkan dengan cerita mistis, nyatanya banyak juga yang ingin memeliharanya.

Jenis-Jenis Burung Hantu

Jenis burung hantu memang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebelum pergi untuk membelinya, cek kembali burung hantu apa yang ingin dipelihara dan dirawat hingga menjadi dewasa berkualitas.

1. Burung Hantu Celepuk

Burung Hantu Celepuk Owl

Merupakan salah satu jenis dengan habitat berada di Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa. Postur dan ukurannya juga cenderung kecil, yakni sekitar 19 sampai 25 cm. Warna bulunya coklat kemerah-merahan dan memiliki jumbai pada daerah kepada sekaligus telinga.

Di samping itu, lingkar bulu pada bagian wajahnya juga cukup tebal. Burung hantu celepuk dihargai cukup terjangkau jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

2. Burung Hantu Tyto Alba

Burung Hantu Tyto Alba

Burung hantu ini mempunyai kemampuan khusus berupa berburu mangsa dengan taktik yang sangat cepat. Tidak heran jika banyak petani membelinya untuk menjaga sawahnya dari serangan hama atau tikus.

Mempunyai bintik-bintik hitam pada bagian kepalanya dengan sekujur badan berwarna coklat kemerahan. Namun, masih ditemukan warna putih pada bagian bawah tubuhnya. Panjang tubuhnya sekitar 25 sampai 50 cm dengan sayap yang cukup lebar, yaitu 70 sampai 110 cm.

3. Bubo Sumatranus

Bubo Sumatranus

Dengan perawakan dan postur tubuh yang besar, burung hantu bubo kerap kali dijual dengan harga yang mahal. Bentuk bulu sampai model matanya terlihat tegas dan garang. Ketika dewasa, burung ini bisa mencapai 50 cm.

Persebarannya di Asia sendiri cukup terbatas, yaitu di wilayah Indonesia, Brunei Darussalam, Thailand, serta Malaysia.

4. Burung Hantu Putih

Burung Hantu Putih

Mempunyai bentuk fisik yang memang persis dengan namanya, yaitu putih bersih. Penampakannya terlihat menawan dan elegan ketika diperhatikan secara dekat.

Meskipun terlihat lembut karena sentuhan bulu-bulu putihnya, burung hantu putih masih mampu memberikan kesan tegas lewat kedua matanya. Burung ini bisa menjadi dewasa hingga mencapai ukuran 35 cm.

5. Burung Hantu Salju

Burung Hantu Salju

Burung hantu ini berciri khas bulu yang berwarna putih dari ujung kepala hingga ekor. Namun, terdapat bercak-bercak hitam yang biasa ditemui pada kepala dan sayap pada burung hantu betina.

Hal tersebut menjadi pembeda khusus dengan jenis kelamin yang berbeda karena sekujur tubuh jantan berwarna putih bersih. Mempunyai ukuran sekitar 30 cm dengan persebaran di negara-negara Asia, Eropa, dan Arktik.

6. Bubo Ketupu

Bubo Ketupu

Biasa dikenal juga dengan sebutan buffy fish owl. Jenis burung hantu ini merupakan pemakan ikan, sesuai dengan nama yang diusungnya. Ciri khasnya adalah jumbai pada bagian telinga dengan arah horizontal ke atas mata.

Kesan yang agak menyeramkan dan tegas tersebut dilengkapi dengan warna bulu coklat agak krem dan bercak-bercak hitam sebagai detailnya. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 40 sampai 48 cm.

7. Burung Hantu Serak Jawa

Burung Hantu Serak Jawa

Matanya yang gelap dilengkapi dengan bulu-bulu berwarna terang agak pucat. Bagian kepala, punggung, serta sayap didominasi campuran buff dengan abu-abu. Kepalanya bulat mulus sempurna tanpa memiliki jumbai telinga.

Di malam hari, penampilannya bisa terlihat serba putih sembari bertugas memangsa tikus dengan cara terbang merendah dan berada di habitat alam yang terbuka.

Harga Burung Hantu

Sebenarnya, berapa harga dari tiap-tiap jenis burung hantu? Tentu banyak orang ingin mempersiapkan budget untuk membeli burung tersebut dan kelengkapan perawatannya. Berikut ini daftar harga terbaru yang bisa menjadi referensi penggemar burung hantu:

No.

Jenis Burung Hantu

Harga

1.

Burung hantu celepuk

Rp50.000-Rp350.000

2.

Burung hantu tyto alba

Rp100.000-Rp500.000

3.

Tawny owl

Rp150.000

4.

Burung hantu seloputo

Rp140.000

5.

Eurasian eagle owl

Rp200.000

6.

Western screech owl

Rp200.000

7.

Limbad Anakan

Rp2.000.000

8.

Burung hantu oriental bay (obay)

Rp250.000-Rp400.000

9.

Burung hantu putih

Rp300.000

10.

Burung hantu javan owlet

Rp300.000-Rp625.000

11.

Burung hantu serak bukit

Rp300.000-Rp450.000

12.

Burung hantu salju

Rp400.000

13.

Spotted wood owl

Rp500.000-Rp750.000

14.

Bubo ketupu

Rp500.000-Rp850.000

15.

Beluk ketupa

Rp800.000

16.

Bubo sumatranus (brancer)

Rp1.500.000

17.

Bubo sumatranus (brancer)

Rp2.776.000

18.

Burung hantu ninox (brancer)

Rp600.000-Rp750.000

19.

Burung hantu buffy (brancer)

Rp650.000-Rp850.000

20.

Burung hantu strix seloputo (brancer)

Rp900.000-Rp1.250.000

21.

Strix leptogramica (brancer)

Mulai Rp3.000.000

Faktor-Faktor dalam Menentukan Pemberian Harga Burung Hantu

Faktor Faktor dalam Menentukan Pemberian Harga

Ada banyak variasi burung hantu yang dijual di pasaran. Tentu, masing-masing dipatok dengan harga yang berbeda-beda. Namun, hal ini bukan berarti penjual sembarang memasang harga karena ada faktor-faktor penting untuk menentukannya.

  • Usia dan ukuran burung hantu, dimana yang masih kecil sudah pasti dijual dengan harga yang lebih murah
  • Ukuran yang lebih besar akan dibanderol lebih mahal. Sebaiknya pilih yang masih kecil atau anakannya apabila budget cenderung terbatas
  • Penentuan harga burung hantu dari sistem penjualan, apakah satuan atau malah sepasang
  • Tingkat kelangkaannya ikut mempengaruhi. Semakin susah ditemukan, maka semakin mahal pula harganya
  • Kualitas fisik dan kemampuan dari burung hantu sendiri. Biasanya dilihat dari tingkat kejinakan, kualitas mata, bulu-bulunya, maupun kesehatan jasmani

Tips Merawat Burung Hantu

Tips Merawat Burung Hantu

Kualitas burung hantu bisa dijaga maupun ditingkatkan jika pemeliharaannya juga tepat. Berikut ini tips yang bisa diterapkan ketika memutuskan untuk mengadopsi burung hantu sebagai peliharaan kesayangan:

1. Sediakan Tempat untuk Burung Hantu Bertengger

Biasanya, pemilik akan menyiapkan kandang atau sangkar untuk memberikan tempat bagi burung hantu. Namun, perlu diupayakan ada tempat bertengger agar burung tidak mudah stress dan lebih nyaman untuk dilatih menjadi jinak.

Ada sebuah cara yang bisa dilakukan agar burung tetap gampang bergerak bebas, yakni dengan mengikatkan kaki pada sebuah tali kemudian dikaitkan di area bertengger. Burung hantu tetap aman meskipun pemilik sedang tidak bersamanya.

2. Jangan Lupa Siapkan Pakan Burung Hantu secara Cukup

Sediakan makanan yang baik bagi burung hantu, seperti potongan ikan maupun tikus. Letakkan dalam sebuah wadah dan pastikan burung hantu bisa menjangkaunya. Jangan berikan pakan yang mengandung bahan-bahan kimia layaknya sosis, ayam, atau lele.

3. Hadirkan Lingkungan dan Suasana yang Gelap

Sudah menjadi informasi umum bahwa lingkungan yang ideal bagi burung hantu adalah berada di tempat gelap. Tempat tinggal burung hantu bisa dijauhkan dari cahaya atau dimatikan lampunya supaya terasa lebih nyaman untuk berkembang.

4. Jauhkan dari Sinar Matahari

Burung hantu tergolong sebagai hewan nokturnal yang harusnya didukung dengan suasana seperti malam hari. Aktivitasnya memang banyak terjadi di malam hari sehingga jauhkan dari tempat yang panas bagi burung hantu. Hal ini akan menjaga kondisi fisik maupun mentalnya terus nyaman tanpa stress.

5. Sering-Sering Berinteraksi dengan Burung Hantu Peliharaan

Pemilik hewan tentu sudah paham bahwa kebiasaan baik yang bisa ditanamkan adalah sering berinteraksi dengan hewan tersebut. Burung hantu akan menerima perhatian tersebut, baik melalui komunikasi maupun usapan kepala dalam meningkatkan kemampuan emosional.

Beberapa jenis, tips, dan harga burung hantu di atas dapat membantu calon pembeli untuk mempertimbangkan kebutuhan yang harus disiapkan. Burung hantu adalah hewan yang unik dan sudah pasti mampu memikat pecinta burung untuk membesarkannya menjadi peliharaan berkualitas.

Baca juga: