Burung parkit memiliki nama Latin Conuropsis carolinensis dan dikenal populer karena perpaduan warna bulunya selalu cantik. Jika dilatih dengan baik, maka bisa saja parkit mudah menirukan suara burung lainnya. Keunggulan tersebut juga sebanding dengan harga burung parkit yang ada di pasaran.

Jenis-Jenis Burung Parkit

Parkit juga memiliki ragam varietas, sama seperti spesies burung yang lainnya. Tidak hanya itu, setiap jenis juga berasal dari wilayah habitat yang berbeda-beda. Berikut ini jenis burung parkit yang menjadi favorit penggemarnya:

1. Parkit Lokal

Parkit Lokal

Parkit ini berasal dari Indonesia dan berpostur tubuh kecil jika dibandingkan dengan varietas parkit lainnya. Lebih mudah ditemui di pasaran sehingga bisa dibanderol dengan harga yang murah.

Ciri khas fisiknya dapat berupa paruh bengkok warna kuning, garis hitam di area kepala, sayap, sampai ekornya, serta kaki yang dipenuhi warna abu-abu. Wajahnya memang tidak kalah menggemaskan dari parkit-parkit impor yang ada.

2. Parkit Australia

Parkit Australia

Mempunyai keunikan tersendiri untuk membedakannya dari yang lain. Parkit australia memiliki jambul yang tinggi dan berwarna kuning. Tidak jarang sekujur tubuhnya berwarna kuning yang cerah. Selain itu, ada bulu-bulu halus berwarna merah di bagian pipinya.

3. Parkit Holland

Parkit Holland

Berasal dari negeri Belanda yang punya variasi warna bermacam-macam pada setiap individunya. Terdapat corak dan perpaduan warna cantik yang memenuhi sekujur tubuh parkit holland. Paruhnya cenderung berwarna coklat agak kemerahan.

Sedangkan, bagian kakinya lebih merah muda pucat jika dibandingkan dengan jenis lokal. Jenis ini tergolong populer di Korea dan Jepang karena bisa berkeliaran mandiri di area kandangnya.

4. Parkit Taiwan

Parkit Taiwan

Punya bentuk tubuh yang sebenarnya hampir sama dengan parkit holland, hanya saja parkit taiwan lebih gampang beradaptasi dengan daerah tropis layaknya Indonesia.

Ciri-ciri fisik yang menunjukkan parkit taiwan adalah corak garis berwarna hitam di area ekor maupun sayapnya, paruh cenderung kuning, serta kedua kaki yang berwarna abu-abu. Harganya juga tidak jauh-jauh dari parkit lokal.

5. Parkit Rosella

Parkit Rosella

Parkit ini juga berasal dari Australia dengan kelebihannya berupa warna bulu cantik dan kicauan lebih merdu. Namun, pemiliknya harus sering-sering berinteraksi supaya bertumbuh menjadi peliharaan yang cerdas dan tidak bandel.

Selain itu, perawatan yang bagus ternyata mampu meningkatkan umur panjangnya. Makanan parkit rosella sendiri berupa bunga, biji-bijian, larva, serta buah-buahan.

6. Parkit Albino

Parkit Albino

Sesuai dengan namanya, parkit ini diselimuti dengan bulu-bulu putih akibat tidak adanya pigmen warna pada genetiknya. Oleh sebab itu, penampakan paruhnya adalah kuning pucat dengan iris mata berwarna hitam legam.

Kakinya merupakan gradasi antara warna merah mudah agak keabu-abuan. Ukurannya termasuk kecil, mirip parkit lutino dan parkit lokal.

7. Parkit Lutino

Parkit Lutino

Parkit yang satu ini punya ciri khas mata yang berwarna merah, berbeda dengan mata parkit jenis lain yang warnanya hitam. Kekhasan tersebut dilengkapi dengan bulu tubuh yang warnanya kuning cerah serta terasa lembut saat diusap. Diikuti juga dengan paruh kuning tua dan kedua kaki merah muda.

8. Parkit Berpalang

Parkit Berpalang

Merupakan parkit yang ramah dan gampang bersosialisasi jika bersama manusia. Meskipun demikian, tidak jarang parkit berpalang mudah juga menjadi pendiam. Warnanya didominasi dengan hijau dan garis-garis warna hitam di area sayap. Warnanya perlahan menjadi gelap jika dilihat ke belakang.

9. Parkit India Leher Cincin

Parkit India Leher Cincin

Selain mempunyai corak bulu yang indah dan unik, ternyata burung ini juga bisa dilatih agar bisa berbicara. Didominasi dengan warna hijau, namun tidak jarang ada yang menemukannya berbulu warna lain. Pemiliknya harus sering-sering berinteraksi agar parkit ini lebih mudah diatur.

Harga Burung Parkit

Setiap jenis dari burung parkit memang dihargai berbeda-beda dan dipengaruhi faktor-faktor tertentu. Salah satunya adalah asal dari burung parkit, apakah tergolong impor atau lokal.

Tetapi, hal ini bisa memberikan acuan dan referensi sebelum membelanjakan beberapa nominal untuk mengadopsi burung parkit.

Jenis Harga
Parkit hijau anakan Rp50.000
Parkit biru anakan Rp75.000
Parkit kuning anakan Rp75.000
Parkit putih anakan Rp75.000
Parkit hijau indukan Rp100.000
Parkit lokal hijau sepasang Rp100.000
Parkit pastel anakan Rp100.000
Parkit violet anakan Rp100.000
Parkit taiwan anakan Rp125.000
Parkit lokal non hijau sepasang Rp150.000
Parkit biru indukan Rp150.000
Parkit kuning indukan Rp150.000
Parkit putih indukan Rp150.000
Parkit dompied anakan Rp150.000
Parkit blorok anakan Rp150.000
Parkit pastel indukan Rp175.000
Parkit rainbow anakan Rp175.000
Parkit falk lutino sepasang Rp2.000.000
Parkit albino sepasang Rp200.000
Parkit violet dewasa Rp200.000
Parkit dompied indukan Rp250.000
Parkit blorok indukan Rp250.000
Parkit rosella anakan Rp250.000
Parkit taiwan dewasa Rp250.000
Parkit australia jambul anakan Rp275.000
Parkit creamino anakan Rp300.000
Parkit rainbow dewasa Rp300.000
Parkit lutino mata merah anakan Rp450.000
Parkit rosella indukan Rp500.000
Parkit australia anakan Rp745.000
Parkit australia jambul dewasa Rp950.000
Parkit holland Rp575.000
Parkit creamino dewasa Rp650.000
Parkit lutino mata merah indukan Rp900.000
Parkit holland indukan sepasang Rp975.000
Parkit falk cockatiel Rp1.300.000
Parkit australia indukan sepasang Rp1.425.000
Parkit australia albino Rp2.400.000
Parkit hagoromo YF spangle x YF opaline Rp3.000.000
Parkit hagoromo Rp3.000.000
Parkit monk Rp4.500.000
Parkit alexandrine Rp8.000.000
Parkit australia jinak Rp10.000.000

Tips Merawat Burung Parkit

Tips Merawat Burung Parkit

Burung parkit memang menjadi burung hias yang digemari masyarakat. Namun, bukan berarti bisa dipelihara seadanya. Perlu upaya khusus agar burung parkit bisa bertumbuh besar menjadi peliharaan berkualitas.

  • Pilih kandang atau sangkar yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan ukurannya yang relatif kecil, siapkan kandang berukuran ideal serta tidak terlalu besar. Bahan dari sangkar bisa berupa kayu atau besi.
  • Beri makan dalam takaran dan waktu pemberian yang paling tepat. Pemenuhan asupan nutrisi terbaik bagi parkit akan menjaganya sehat sepanjang waktu. Makanan yang cocok untuk burung parkit adalah sayuran, buah, serta biji-bijian.
  • Bersihkan kandang secara rutin, paling tidak 2-3 kali dalam seminggu. Hal ini akan membantu mencegah penyakit yang rentan menyerang parkit. Jangan lupa untuk membersihkan tempat makan sekaligus tempat minumnya setiap hari.
  • Mandikan parkit setiap hari. Jika dikaitkan dengan alam bebas, biasanya parkit akan mandi setiap hari agar tetap sehat dan merasa bahagia. Cukup semprotkan air bersih pada burung sebelum matahari terbit kemudian jemur selama 30 menit sampai 1 jam.
  • Apabila parkit tidak merasa nyaman untuk berjemur, segera pindahkan menuju tempat yang teduh agar lebih tenang.
  • Jangan lupa untuk sering-sering mengajak parkit bermain dan berikan perhatian berupa interaksi yang intensif. Hal ini akan meningkatkan bonding sekaligus membantunya menjadi jinak dan ramah ketika bersama manusia.
  • Ketika malam tiba, letakkan parkit pada tempat yang hangat dan nyaman. Parkit sebaiknya tidak dimandikan ketika turun hujan.

Nyatanya, harga burung parkit bisa dibanderol mulai dari yang paling murah sampai mahal. Ketika sudah memutuskan untuk memelihara parkit, upayakan perawatan maksimal agar parkit berumur panjang sekaligus senantiasa menjadi hewan kesayangan.

Baca juga: