Siapa yang tidak mengenal burung poksay? Apalagi bagi Anda yang seorang penghobi burung, jenis ini pasti ada dalam list burung hias Anda. Harga burung poksay sendiri terhitung sepadan dengan corak warna dan suara cuitannya yang cukup nyaring.

Keluarga burung poksay memiliki banyak jenis lagi di dalamnya. Jenisnya yang beragam membuat siapapun dengan mudah memilihnya. Hewan dengan bentuk badan membulat ini banyak dijadikan peliharaan karena dapat meningkatkan nilai estetika suatu hunian.

Jenis-Jenis Burung Poksay

Jenis burung tidak jarang memiliki pembagian jenis lagi di dalamnya. Pembagian bisa dilakukan berdasarkan warna, bentuk, hingga asal habitatnya. Berikut 10 jenis burung poksay yang paling banyak diminati di pasar Indonesia maupun pasar dunia:

1. Poksay Sumatera

Poksay Sumatera Garrulax bicolor

Burung dengan nama ilmiah Garrulax bicolor ini menjadi jenis yang paling banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Warnanya yang khas dengan keberadaan jambul tepat di atas kepalanya membuat burung poksay ini semakin ikonis.

Poksay yang berasal dari Pulau Sumatera tepatnya di sekitar daerah Bukit Barisan. Burung jenis ini terbilang unggul karena memiliki cuitan yang panjang dan indah. Bulu putih pada bagian kepala hingga dadanya terlihat kontras dengan warna coklat di bagian punggung hingga ekornya.

2. Poksay Hongkong

Poksay Mandarin Garrulax chinensis

Poksay hongkong memiliki nama ilmiah Garrulax chinensis. Poksay jenis ini dikenal sebagai jenis paling besar dibanding dengan keluarganya yang lain. Selain itu, jenis ini terkenal dengan warna hitam kecoklatannya yang mengkilap. Harga burung poksay ini termasuk cukup tinggi.

Kombinasi warna putih di sekitar pinggir lehernya membuat burung ini terlihat lebih elegan. Anda yang menginginkan jenis burung dengan bentuk yang tidak terlalu besar bisa memilih jenis ini. Poksay hongkong disebut dengan mini jalak karena kesamaan bentuk mata dan paruh versi kecil.

3. Poksay Mandarin

Poksay Mandarin Garrulax mitratus

Walaupun dinamai poksay mandarin, burung jenis ini bukan berasal dari daratan China. Poksay mandarin banyak berasal dari daratan Semenanjung Malaya. Di Indonesia burung ini banyak berkembang di Pulau Sumatera.

Sementara di negara lain poksay mandarin banyak ditemukan di Malaysia hingga Thailand. Burung ini memiliki ciri khas berupa paruhnya yang berwarna kuning tua hingga orange. Kepalanya memiliki aksen berwarna merah padam layaknya jambul.

4. Poksay Mantel

Poksay Mantel Garrulax palliatus

Poksay mantel banyak diyakini sebagai hewan endemik dari kawasan Asia Tenggara. Burung dengan nama ilmiah Garrulax palliatus ini banyak ditemukan di dataran tinggi Sumatera, Kalimantan, hingga Brunei Darussalam.

Warna abu hingga coklat muda jadi warna khas dari jenis ini. Aksen hitam hadir di bagian sekitar mata dan memanjang hingga bagian bawah leher. Bahkan bola mata dari poksay mantel memiliki warna hitam pekat.

5. Poksay Kuda

Poksay Kuda Garrulax rufifrons

Dinamakan poksay kuda karena memiliki warna coklat muda khas warna kuda. Burung dengan nama ilmiah Garrulax rufifrons ini asli burung khas Indonesia. Poksay kuda banyak ditemukan terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Warna coklat pada seluruh bagian tubuhnya berpadu halus dengan warna abu muda di bagian kepalanya. Poksay kuda juga memiliki ciri khas di bagian lingkar matanya. Lingkar mata dari jenis ini berwarna putih dengan isi bola mata berwarna hitam.

6. Poksay Jambul

Poksay Jambul Garrulax leucolopus

Tidak kalah terkenal dari poksay sumatera, poksay jambul juga banyak diminati karena warnanya yang unik. Warna putih bersih di bagian kepala hingga leher berpadu dengan warna coklat rata di bagian badan hingga ekornya. Harga burung poksay gacor jambul bisa dipatok dengan harga tinggi.

Poksay jambul juga memiliki aksen hitam layaknya kaca mata berwarna hitam di bagian paruh hingga ke pinggir matanya. Tidak lupa jambul khas berwarna putih yang semakin menjadikan burung ini banyak diminati oleh pasar luas.

7. Poksay Hitam

Poksay Hitam Garrulax lugubris

Sesuai namanya poksay ini didominasi oleh warna dasar hitam. Burung jenis ini memiliki nama ilmiah Garrulax Lugubris dan menjadi salah satu jenis burung poksay yang paling banyak dicari. Uniknya burung ini berhabitat di Pulau Sumatera.

Mata burung unik ini cenderung berwarna merah legam, coklat, hingga hitam. Selain warnanya yang unik, dengan tampilan yang gagah burung ini banyak diburu karena suaranya yang indah. Poksay hitam bisa mengeluarkan ragam bunyi dengan waktu yang panjang.

8. Poksay Hwamei

Poksay Hwamei Melodious Laughingthrush

Nama ilmiah Hwamei Melodious Laughingthrush ditujukan untuk poksay hwamei. Salah satu jenis poksay ini banyak hidup di daratan China dengan pencarian yang cukup sulit. Poksay ini juga termasuk salah satu jenis burung poksay yang langka.

Warna coklat muda jadi warna dasar bulu pada jenis poksay ini. Paruhnya berwarna kuning terang dengan bentuk yang cukup lancip ke depan. Aksen putih melingkar di sekitar matanya membuat burung jenis ini semakin terlihat cantik.

9. Poksay Bitil

Terkenal karena corak bintik pada sekujur tubuhnya akhirnya poksay ini banyak disebut dengan poksay bintil atau totol. Burung dengan nama ilmiah Garrulax ocellatus ini berada di semenanjung India, Nepal, Bhutan, hingga China.

Ciri khas yang dapat dikenali yakni terdapat banyaknya bintik putih di sekujur badannya. Warna putih juga banyak dijumpai di bagian ujung ekor dan ujung sayap. Warna coklat muda hingga tua menjadi warna dasar burung jenis ini.

10. Poksay Samho

Poksay Samho Garrulax berthemyi

Suka dengan burung kecil berbentuk bulat? Maka burung poksay jenis samho bisa jadi pilihannya. Burung dengan nama ilmiah Garrulax berthemyi ini banyak diburu karena suaranya yang terbukti halus dan panjang. Harga burung poksay dewasa jenis ini bisa dibanderol hingga nilai jutaan rupiah.

Warna coklat muda dengan abu berpadu halus di permukaan seluruh tubuhnya. Burung ini banyak berasal dari China dan Taiwan. Warna coklat bisa terlihat dari bagian kepala hingga ekornya. Sedangkan warna abu terlihat di bagian bawah badannya.

Harga Burung Poksay Terbaru

Burung poksay memang terkenal dengan harganya yang cukup bersaing. Namun, jenisnya yang beragam dapat membuat pembelinya leluasa menentukan jenis mana yang akan dibeli. Berikut kisaran harga burung berdasarkan jenisnya:

Jenis Burung Kisaran Harga
Poksay Sumatera Rp 350.000 s/d Rp 1.200.000
Poksay Hongkong (Pohok) Rp 2.500.000 s/d Rp 3.500.000
Poksay Mandarin Rp 150.000 s/d Rp 950.000
Poksay Rembo Rp 210.000 s/d Rp 550.000
Poksay Mantel Rp 200.000 s/d Rp 1.000.000
Poksay Kuda Rp 700.000 s/d Rp 2.500.000
Poksay Jambul Rp 500.000 s/d Rp 1.500.000
Poksay Hitam Rp 400.000 s/d Rp 1.000.000
Poksay Hwamei Rp 3.000.000 s/d Rp 5.000.000
Poksay Leher Laser Rp 1.000.000 s/d Rp 3.500.000
Poksay Samho Rp 500.000 s/d Rp 800.000

Harga burung poksay anakan hingga dewasa bisa saja berbeda. Di atas Anda bisa melihat gambaran harga beserta pemaparan jenis-jenisnya. Kisaran harga standar bisa jadi acuan bagi Anda untuk melakukan transaksi burung dengan suara gacor ini.

Kini Anda bisa segera meluncur ke tempat jual beli burung poksay, atau ke pasar burung terdekat untuk bisa mendapatkan burung poksay. Dengan referensi di atas, bisa dijadikan bekal agar Anda tidak tertipu persoalan harga dari pedagang-pedagang nakal.

Baca juga: