Burung murai batu (kucica hutan) atau nama latinnya Copsychus malabaricus adalah salah satu spesies yang amat diminati oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak? Selain bersuara indah dan merdu, nyatanya burung murai batu memiliki karakteristik fisik yang cantik nan menawan. Burung murai batu memiliki banyak jenis, oleh sebab itu harga murai batu juga berbeda-beda simak ulasan berikut terlebih dahulu.

13 Jenis-Jenis Burung Murai Batu

Sampai saat ini, burung murai batu memang memiliki beberapa jenis dan sebagian sudah memasuki fase kelangkaan. Tetapi, tidak ada salahnya untuk mencoba mempelajari apa saja jenis-jenis murai batu yang ada di Indonesia.

1. Murai Batu Lampung

Murai Batu Lampung

Murai batu ini mempunyai suara yang lebih variatif dan luar biasa indahnya. Di samping itu, mental dan staminanya juga bagus sehingga tidak mudah lelah. Namun, murai batu ini termasuk tidak lihai dalam bertarung sehingga bisa diminimalisir.

Panjang ekor dari murai batu lampung adalah 12 sampai 18 cm. Meskipun demikian, ekornya masih terhitung pendek ketimbang murai batu aceh dan murai batu medan.

2. Murai Batu Jawa/Larwo

Murai Batu Jawa Larwo

Merupakan jenis murai batu jawa yang terancam punah, padahal dulunya banyak ditemukan di Jawa Timur. Beberapa penyebabnya adalah perburuan liar yang tidak mudah dikendalikan dan kegiatan penebangan hutan yang tidak terkontrol.

Biasanya, burung ini bisa terlihat seperti mempunyai jambul ketika mengepakkan sayap dan mengeluarkan suaranya.

3. Murai Batu Air

Murai Batu Air

Murai batu air bernama latin heterophasia picaoides, memiliki berbagai julukan atau istilah lainnya, seperti murai batu besi, murai batu laut, air mancur, hingga sibia berekor panjang. Selain mudah ditemukan di Indonesia, ternyata murai batu air bisa dijumpai di Nepal, China, Vietnam, Thailand, Laos, dan lain-lain.

Bagian tubuh atas biasanya didominasi oleh warna abu kecoklatan dan bagian bawahnya penuh dengan abu keputihan. Ciri fisik lainnya adalah mata berwarna merah kehitaman serta kaki yang juga hitam.

4. Murai Batu Nias

Murai Batu Nias

Murai batu nias ternyata punya kualitas suara dan kicauan yang memang lebih baik dibandingkan jenis lainnya. Tergolong peliharaan yang mudah dirawat karena juga lebih gampang untuk dijinakkan. Selain itu, ekornya cukup panjang hingga mencapai 25 cm.

Burung ini mampu menirukan berbagai suara yang khas. Ciri unik lain yang mampu diperhatikan oleh penggemarnya adalah warna ekor hitam legam, ada pula jenis nias noktah atau memiliki sedikit warna putih di bagian ekor.

5. Murai Batu Borneo

Murai Batu Borneo

Berasal dari Kalimantan dan terbagi lagi menjadi tiga ras yang beragam, antara lain ras mahkota, ras palangka, dan ras banjar. Ketiganya mempunyai ciri khas masing-masing dengan pembeda warna bulu, warna kaki, maupun corak tertentu pada bagian kepalanya.

6. Murai Batu Aceh

Murai Batu Aceh

Meskipun badannya termasuk kecil, nyatanya murai batu aceh memiliki ketangkasan dan kekuatan untuk bertarung. Suaranya termasuk nyaring dan tinggi sehingga tidak heran jika bisa jadi muncul kicauan serupa suara tembakan.

Burung murai batu aceh memiliki panjang ekor di kisaran 20 sampai 30 cm saja. harga murai batu aceh bisa dipatok bervariasi menurut kondisinya saat itu.

7. Murai Batu Sabang

Murai Batu Sabang

Sama seperti namanya, murai batu ini berasal dari Sabang dan memiliki postur tubuh yang terlihat jangkung. Tubuhnya tergolong proporsional disertai dengan suara yang merdu dan lantang. Ekornya termasuk panjang dan lebar mencapai 30 cm. Sayangnya, murai batu ini tergolong dalam jenis yang cukup langka, harga murai batu sabang trorol kisaran Rp1.500.000 sampai Rp2.500.000 tergantung panjang ekor dan prospeknya.

Baca juga: Harga Murai Batu Sabang dan Cara Perawatannya

8. Murai Batu Kalimantan

Murai Batu Kalimantan

Murai batu ini mudah ditemukan di pasar burung dengan menampilkan keunggulannya sendiri. Memiliki energi dan stamina yang tidak mudah melemah, kemampuan berkicau dalam waktu yang cukup lama, serta bulu yang bagus.

Tubuhnya ditutupi oleh bulu-bulu berwarna hitam gelap dengan dada berwarna coklat muda. Tetap lembut dipandang mata. Ekornya tergolong pendek karena hanya mencapai 15 cm saja.

9. Murai Batu Papua

Murai Batu Papua

Menjadi salah satu fauna yang mendukung keanekaragaman dan keindahan dari Papua. Murai batu papua termasuk idola pecinta murai batu karena mampu menghasilkan senandung kicauan yang melengking keras dan memikat.

Dengan stamina dan energi yang cukup banyak, murai batu papua bisa bersuara dalam waktu cukup lama. Untuk harganya sekitar Rp200.000 sampai Rp500.000.

10. Murai Batu Bordan

Murai Batu bordan

Merupakan hasil persilangan antara murai batu borneo betina bersama murai batu medan jantan. Oleh sebab itu, fisik dan ekornya hampir sama dengan murai batu medan.

Ciri khasnya adalah suara yang lebih beragam dengan tembakan lebih keras. Keunikan lain yang bisa ditemukan adalah murai batu bordan senang memainkan ekor saat berkelahi.

11. Murai Batu Malaysia

Murai Batu Malaysia

Burung jenis ini merupakan burung endemik semenanjung Malaysia. Walau demikian, karena sudah menyebar, burung yang memiliki ekor serupa dengan murai batu medan ini juga dapat ditemukan di daerah Filipina dan Thailand. 

Jika dibandingkan dengan jenis murai batu lainnya, burung ini memang kalah populer. Hal ini disebabkan stamina jenis ini yang tidak terlalu prima. Burung ini hanya mampu berkicau dengan durasi yang pendek. Walau demikian, harga dari burung jenis ini bisa mencapai Rp3.000.000 untuk jenis dewasa.

12. Murai Batu Filipina

Murai Batu Filipina

Walaupun tidak mempunyai suara yang merdu dibandingkan dengan jenis murai batu lainnya, murai batu jenis ini tetap memiliki harga yang fantastis. Hal ini dikarenakan burung yang lebih dikategorikan sebagai burung hiasan daripada kicauan ini didatangkan dari Filipina. harga murai batu filipina biasanya berada di kisaran Rp1.000.000 – Rp4.000.000.

13. Murai Batu Medan

Murai Batu Medan

Keistimewaan yang dimiliki oleh burung murai batu medan terletak pada keindahan bulunya. Hal inilah yang membuat burung ini menjadi terkenal dan menjadi salah satu jenis yang paling populer. Ciri lain yang dimiliki oleh murai batu ini adalah ekornya yang panjang bisa mencapai hingga 30 cm.

Wilayah persebaran burung ini bukan hanya ada di Medan saja, tetapi di Kalimantan, Sumatera hingga beberapa bagian Pulau Jawa. Harga murai batu medan trorol dibanderol mulai Rp1.500.000.

Baca juga: Inilah 5 Perbedaan Murai Batu Medan Super dan Biasa

Daftar Harga Murai Batu 2021

Sebelum mencari dan menelusuri burung murai batu yang ingin dimiliki, ada baiknya rajin-rajin cek referensi harga terlebih dahulu. Hal ini akan memberikan gambaran mengenai budget yang harus disiapkan untuk mengadopsi burung tersebut. 

Tipe Jenis

Kisaran Harga

Trotolan

Murai Batu Air

Rp800.000

Trotolan

Murai Batu Nias Ekor Hitam

Rp1.500.000

Trotolan

Murai Batu Nias Noktah

Mulai dari Rp1.200.000

Trotolan Hutan Jantan

Murai Batu Medan

Rp1.600.000

Trotolan Hutan Jantan

Murai Batu Aceh

Rp1.700.000

Anakan

Murai Batu Sabang

Mulai dari Rp1.800.000

Anakan

Murai Batu Medan

Rp1.500.000

Anakan

Murai Batu Lampung

Rp1.200.000 – Rp1.900.000

Anakan

Murai Batu Malaysia

Rp900.000

Anakan

Murai Batu Jawa

Mulai dari Rp1.300.000

Anakan

Murai Batu Filipina

Mulai dari Rp1.000.000

Anakan

Murai Batu Borneo

Mulai dari Rp800.000

Anakan

Murai Batu Kalimantan

Mulai dari Rp800.000

Gacor dor

Murai Batu Jadi

Mulai dari Rp4.000.000-Rp7.000.000

Dewasa

Murai Batu Malaysia

Mulai dari Rp2.000.000

Dewasa

Murai Batu Sabang Asli

Mulai dari Rp8.000.000

Trotolan

Murai Batu Sabang Asli

Mulai dari Rp1.800.000

Dewasa

Murai Batu Lampung

Rp1.700.000 – Rp4.500.000

Dewasa Hutan

Murai Batu Medan

Mulai dari Rp3.000.000

Dewasa Hutan

Murai Batu Nias Ekor Hitam

Mulai dari Rp2.500.000

Dewasa

Murai Batu Aceh

Mulai dari Rp2.000.000

Dewasa

Murai Batu Jawa

Mulai dari Rp2.500.000

Dewasa

Murai Batu Kalimantan/Borneo

Mulai dari Rp1.500.000

Dewasa

Murai Batu Filipina

Mulai dari Rp2.000.000

Cara Merawat Burung Murai Batu

Cara Merawat Burung Murai Batu

Perawatan burung murai batu tergolong dalam salah satu yang tidak mudah. Mungkin masih banyak yang mengeluhkan burungnya mudah jatuh sakit sehingga semakin membuat pemiliknya kebingungan. Namun, tidak perlu khawatir karena ada tips-tips terbaik dalam memeliharanya.

  • Lakukan pengembunan burung dengan cara mengangin-anginkannya sebelum dimandikan. Hal ini bertujuan supaya burung dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Waktu yang ideal untuk pengembunan adalah 30 menit.
  • Mandikan burung dengan cara menyemprotkan air ke dalam sangkarnya. Jika burung murai batu selalu bersih, maka tubuhnya menjadi lebih kebal terhadap serangan penyakit.
  • Bersihkan kandang atau sangkarnya setiap hari. Buang kotoran yang sudah menumpuk sekaligus ganti air minumnya secara berkala.
  • Jemur burung murai batu selama 1 jam secara teratur. Pastikan murai batu yang satu tidak melihat murai batu lainnya. Jika sudah, lanjutkan dengan angin-angin lagi hingga 10 menit.
  • Beri makan murai batu tepat waktu dengan meletakkan asupannya di sebuah wadah. Biarkan murai batu bergerak dan membiasakannya supaya tidak manja. Berikan makanan sebanyak dua kali sehari, pagi dan sore hari. Tambahkan vitamin dua kali dalam satu minggu.
  • Pemasteran atau pelatihan burung dilaksanakan pada pukul 10 pagi sampai 4 sore. Burung murai batu lebih mudah menangkap suara master di jam-jam krusial tersebut. Lakukan pemasteran selama 15 menit ke depan.
  • Perhatikan karakter burung murai batu yang sudah jelas berbeda satu dengan lainnya. Bisa jadi murai batu pemilik A porsi makannya tidak sama dengan murai batu pemilik B. Porsi makan yang sesuai dengan kemampuan dan karakter burung akan menjaganya tetap sehat serta penuh energi.
  • Bangunlah lingkungan yang menyerupai habitat aslinya. Kondisi ini berdampak pada burung murai batu yang lebih betah dengan tempat tinggalnya. Gantungkan ranting ke dalam sangkar atau sering-sering letakkan kandang pada pohon.

Daftar harga murai batu terbaru di atas mampu menjadi referensi terbaik dalam menentukan jenis apa yang akan dipilih. Meskipun membutuhkan tenaga ekstra untuk merawatnya, nyatanya burung murai batu mampu menjadi peliharaan favorit bagi siapa saja.

Baca juga: