Pasti Anda sudah tak asing jika mendengar kata Equalizer (EQ) dalam sound system. EQ sendiri adalah alat peralatan audio system untuk menghasilkan suara speaker mendekati sumber aslinya. Namun untuk mengembalikan suara speaker ini, Anda harus tahu cara setting equalizer terbaik 2021.

Sistem Kerja Parametric Equalizer

Dalam pencampuran konsol, parametric equalizer sering dibagun ke dalam setiap saluran. Cara kerja seperti ini memang sudah ada bahkan populer sejak tahun 1970 an. Tak heran jika program equalizer tetap jadi pilihan terbanyak soundman sejak masa itu. 

Tips Setting Equalizer yang Harus Dipertimbangkan

  • Tidak Bersamaan Waktu Tempuh Antar Komponen Speaker

Tips satu ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980 an, hanya saja pada kala itu peralatannya tidak selengkap masa kini. 

Berbeda dengan zaman now, untuk membuat peralatan pendukung speaker bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Dengan begitu, masyarakat pun akan merasa nyaman ketika mendengarkan musik dari speaker.

Untuk mewujudkan itu, salah satunya dengan menyeragamkan waktu tempuh antar komponen speaker maupun non speaker. Maka suara yang dihasilkan pun akan jernih tidak saling berbalap-balapan.

  •  Karakter Alat

Yang harus Anda pahami, setiap alat memiliki karakter suara yang berbeda-beda. Begitu pun dengan equalizer yang murah tentu berbeda dengan yang lebih mahal. Berangkat dari hal ini, sebaiknya sesuaikan alat sound dengan kebutuhan Anda.

  • Penyimpanan Fasa (Phase Shifting)

Phase Shifting biasa terjadi karena Anda terlalu banyak melakukan equalizer. Selain itu, penggunaan kabel unbalance yang sangat panjang juga menjadi penyebab penyimpanan fasa itu sendiri.

Baca juga: Cara Memperbaiki Colokan Headset Pada HP

  • Umur Speaker

Jangan salah, umur speaker juga menentukan hasil suara ketika Anda melakukan equalizer. Bagaimana tidak, speaker keluaran terbaru dengan yang sudah lama pasti akan berbeda baik dari segi kualitas dan kinerja di dalamnya.

  • Kabel (Jenis dan Panjang Kabel)

Yang harus Anda pahami, bila jenis dan manajemen kabel ter-setting dengan baik, maka hasil dari equalizer sound system pun akan sama baiknya. 

Begitu pun sebaliknya, bila Anda tidak merawat kabel dengan baik, meskipun kabel tersebut berasal dari merek yang terkenal, tentu akan menghasilkan suara yang kurang enak.

  • Number Of Open Microphone/Banyaknya Mikrofon yang Terbuka

Seperti yang Anda tahu, bahwa setiap bertambahnya 1 buah mikrofon akan menambah 3 dB pada gain system. Itu artinya semakin banyak bunyi yang dihasilkan dari mikrofon, maka semakin besar pula kemungkinan feedbacknya.

  •  Jarak Posisi Anda Ketika Mendengar Speaker

Jangan salah, jarak kita mendengarkan speaker cukup berpengaruh pada penilaian telinga ketika akan melakukan equalizer. Ingat bahwa udara juga bisa mengalami hambatan.

  • Suhu dan Kelembaban

Untuk equalizer sound system dengan baik, pastikan ruangan tersebut selalu seimbang antara suhu dan kelembabannya. Mengapa? Ini terjadi karena pada saat suhu rendah, suara tinggi dan rendah akan terdengar kuat, berbanding terbalik dengan suhu yang tinggi.

Hal ini terjadi karena bertambahnya kelembaban tentu akan menambah pula hambatan suara di udara.

Itu artinya Anda jangan asal melakukan equalizer bila kondisi ruangan sedang panas atau ac dalam keadaan mati. Karena faktanya ketika ac kembali on, maka suhu udara akan turun dan suara tinggi akan terdengar dengan jelas.

  • Respon Telinga Sang Operator

Pada dasarnya setiap operator memiliki selera yang berbeda-beda. Itu mengapa suara yang dihasilkan pun akan berbeda. Berangkat dari hal ini, sebaiknya lakukan standar yang benar agar suara enak didengar semua orang.

Apalagi interaksi antara ruangan dan suhu menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Maka cara menemukan solusinya adalah dengan memposisikan kembali speaker di tempat yang seharusnya.

Nah itulah beberapa cara settingan equalizer terbaik dengan langkah yang benar. Jangan lupa diterapkan! Sekian, semoga bermanfaat!